Ragam Bahasa Daerah
Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi yang
utama. Melalui bahasa, manusia dapat saling berhubungan dan berkomunikasi. Indonesia
memiliki banyak keanekaragaman suku, budaya, agama, bahasa, dan lain
sebagainya. Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke memiliki
penduduk yang memiliki ciri khas masing-masing, salah satunya dialek. Setiap
daerah memiliki dialek yang berbeda-beda.
Dikutip dari
SindoNews.com, bahwa Indonesia berada di posisi ke-2 setelah Papua New Guinea
sebagai negara yang memiliki bahasa terbanyak di dunia. Menurut Riza H.(2008),
Indonesia memiliki ragam bahasa yang mencapai 742 ragam, setelah Papua New
Guinea dengan 867 ragam. Oleh karena Indonesia memiliki banyak sekali ragam
bahasa, yang pada akhirnya penutur harus mampu memilih ragam bahasa sesuai
keperluannya dan lawan bicaranya.
Ragam bahasa adalah variasi bahasa berdasarkan sudut
pandang penutur dan jenis pemakaian. Dalam ragam bahasa tersebut, terdapat
ragam bahasa daerah yang ditinjau berdasarkan sudut pandang penutur. Ragam
bahasa daerah ini biasa disebut dialek atau logat. Dialek berasal dari bahasa
Yunani dialektos yang berarti varian
dari sebuah bahasa menurut pemakai. Dalam ragam bahasa Indonesia, dialek
dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu:
1. Dialek
Regional
Dialek regional
adalah variasi bahasa yang dipakai di daerah tertentu.
Contoh: bahasa
Indonesia dialek Madura, bahasa Jawa dialek NTT, bahasa Melayu dialek Jakarta.
2. Dialek
Sosial
Dialek sosial
adalah dialek yang dipakai oleh kelompok sosial tertentu atau diapakai untuk
menandai starata sosial tertentu.
Contoh: dialek
wanita, dialek pria, dialek remaja.
3. Dialek
Temporal
Dialek temporal
adalah dialek yang dipakai pada kurun waktu tertentu.
Contoh: dialek
Melayu zaman Sriwijaya, dialek Bali zaman Majapahit.
Dalam
lingkup masyarakat yang juga berkembang berbagai macam bahasa, ragam bahasa dikelompokkan
menjadi
1.
Idiolek
Idiolek
merupakan ragam bahasa yang bersifat perseorangan. Contoh: bahasa yang
digunakan orang NTT akan berbeda dengan bahasa yang digunakan orang Sunda.
2.
Sosiolek
Sosiolek adalah
ragam bahasa yang digunakan oleh sekelompok orang dalam lingkungan tertentu.
Contoh: bahasa
yang digunakan orang-orang dalam lingkungan pasar akan berbeda dengan
orang-orang yang berada dalam lingkungan kampus.
3.
Fungsiolek
Fungsiolek
merupakan ragam bahasa yang digunakan berdasarkan bidang tertentu.
Contoh: ragam
bahasa ilmiah dengan ragam bahasa
sastra. Dalam ragam bahasa ilmiah bersifat logis dan eksak, sedangkan ragam
bahasa sastra penuh dengan kiasan dan ungkapan.
Keanekaragaman bahasa
timbul karena adanya beberapa faktor diantaranya:
1.
Faktor Budaya
Perbedaan kultur
yang berkembang di suatu daerah menyebabkan timbulnya keanekaragaman bahasa.
2.
Faktor Sejarah
Kebiasaan dan
bahasa antara satu daerah dengan daerah yang lain memiliki perbedaan yang
digunakan nenek moyang sehingga turun-temurun juga merupakan salah satu faktor timbulnya
keanekaragaman bahasa.
3.
Faktor Perbedaan
Demografi
Setiap daerah
memiliki dataran yang berbeda-beda. Seperti antara wilayah dataran tinggi dan
dataran rendah. Daerah pegunungan yang cenderung memakai bahasa yang singkat
dengan volume suara keras, sedangkan penduduk yang tinggal di daerah pedesaan
cenderung memakai bahasa lisan yang panjang lebar dengan volume suara kecil
karena letaknya berdekatan.
Terdapat dampak positif
dari adanya keanekaragaman bahasa yang berkembang disuatu daerah yaitu
memperkaya macam-macam bahasa serta menjadi suatu identitas dan ciri khas suatu
daerah. Meskipun banyak bahasa yang berkembang di Indonesia, tetapi terdapat
bahasa yang menjadi pemersatu dari keanekaragaman bahasa tersebut yaitu Bahasa
Indonesia.
Daftar Pustaka
Tukan,Paulus.2006.Mahir Berbahasa Indonesia 3.Yudhistira
Prihantini,Ainia.2015.Master Bahasa Indonesia.Bandung.Bentang
Pustaka
Sujaini,Herry. Mesin Penerjemah Situs Berita Online Bahasa Indonesia ke Bahasa Melayu
Pontianak, no.6(2)
(2014.http://jurnal.untan.ac.id//index.php/Elkha/article/viewFile/9098/9042).
https://international.sindonews.com/newsread/1211470/45/10-negara-pemilik-bahasa-terbanyak-di-dunia-1496816598

Semangat nin... Sangat bermanfaat sekaliiiii
BalasHapusSangat bermanfaat, terimakasi 🌿
BalasHapusNever ever give up 🍀
BalasHapusSangat menginspirasi 💕
BalasHapusTerus berkarya kakak 💪
BalasHapusNin oh hanin gabilang bilang kalau punya blog
BalasHapusWaaah ... Ditunggu tulisan selanjutnya kak, sangat bermanfaat sekali lho
BalasHapusSemangat selalu kakak
BalasHapusWaah kayanya indonesiaku dengan ragam bahasa ini, terimakasi kakak atas educate nyaa
BalasHapusSangat membantu ferguso
BalasHapusWihh kamu punyak blog yaah. Infonya sangat bermanfaat buat anak milenial yg udah pada lupa sama bahasa bangsa sendiri. Semoga bisa membawa manfaat buat semuaa :))
BalasHapus