Kita, yang Dewasa.

Oh, Allah, jagalah aku, terutama hatiku, jauhkan dari berbagai nafsu. Dekatkan aku padaMu, agar tulus mencintaiMu, kemudian mencintai bapak-ibuk, keluargaku, juga tak lupa para sahabatku terlebih dahulu...
Tentang waktu yang begitu cepat berlalu. Kita yang sudah remaja atau bisa dibilang dewasa sudah emang waktunya. Perihal apaaa yang dinamakan cinta🙂. Langsung to the point aja kali ya. Perihal cinta seumuran kita emang lagi anget-angetnya. Apalagi dengan dalih mencari keseriusan. Bagi yang benar-benar siap, tak jarang berlanjut ke jenjang yang sesungguhnya. Tak mengapa, kalo memang sudah waktunya.
Namun, juga banyak dari kita yang sepertinya hanya karena "butuh cinta". Entah karena kesepian, hanya menuruti kenafsuan, atau melihat teman-teman yang sepertinya asik sekali punya pacar, seeprti kita bisa jalan, dolen, punya teman chat an, njajan, pokoknya bahagiaaaaa. Kayaknya bahagia seDUNIA, hingga serasa dunia hanya milik berdua.
Eeh eh tapiii, memang manusiawi kok teman-teman kalo ingin punya pacar. Jangan dikira aku gak gitu. Aku juga kadang pengen rek! Apalagi pas ngerasa sepi, sendiri, galau hati ini (alay sekali si! tapi kadang rasanya emang gituuuu, biasalah anak muda💩). Namuun, tau ngga sih, kalo aku menghibur diri... Pacaran pun sebenarnya ada gak enaknya. Sering denger juga kan pastinya dari teman kalian yang sudah punya pacar? kalo dipikir-pikir lagi, sadar diri, buat apa, biar apa? Aku harus balik inget lagi prinsip, segala pesan nasihat, inget hidup kalo cuman sekali:", menikmati me time bisa bebas sesuka hati. Pingin manfaatin waktu, yang sebenernya udah ada masanya sendiri-sendiri. Seperti sekarang ini, masa untuk bahagia, berbagi cinta kepada yang pasti seperti dengan keluarga, sahabat, serta kawan sobat sambat. Menikmati apa yang nanti akan sulit kunikmati. Dolen kesana-kemari, membangun chemistry. Mengumpulkan cerita demi cerita bersama sahabat sejati. Nanti, kalo emang udah waktunya kan jelas-jelas kita akan sulit begini. Sebelum cinta juga akan lebih terbagi-bagi tentunya.
Namun teman-teman, aku juga ga bisa melarang kalian tentang cinta-cintaan. Itu keputusan kalian. Nulis ini cuman buat sharing, nenangkan hati, juga pikiran. Ingin berbagi cerita diriku yang pernah kecewa, merasa teman-teman makin lama makin hilang (jangan ikutan mikir kaya gini ya, jahat banget emang😢😂). Tapiii, aku percaya kalo kalian masih ada, semoga selalu ada, tak mengapa walau hanya diantara doa-doa ku dan kalian, disedikit bagian hatiku juga kawan-kawan. Tak lupa, aku juga harus belajar. Perihal ikhlasnya hati, juga prinsip atau cerita cinta yang pasti berbeda diantara kita ini.
Teruntuk semuanya yang kucintai setulus hati, Trimakasih sudah menemani... Semoga kita benar-benar bisa memanfaatkan waktu selagi masih "sendiri"✨.

Komentar

Postingan Populer